Wednesday, July 25, 2012

begins

anak perempuan berumur 7 tahun itu berjalan sambil menunduk.
entah apa yang dilihatnya di bawah sana. oh, ternyata dia menatap sendiri tiap langkahnya.
langkahnya di jalan setapak kecil itu menuju suatu tempat.
terdengar suara pelan anak itu bersenandung.
sebuah lagu yang sangat membuatnya merasa gembira.

tak lama dia menghentikan langkahnya, dan menoleh ke segala arah.
dan mengetahui ternyata dia aman, diapun melanjutkan perjalanannya.
tak lama dia menaiki anak tangga.
kemudian terdiam.

untuk pertama kalinya dia tak menundukkan kepalanya.
dia kini berada di sebuah pintu besar yang terbuka.
tangan kanannya diletakkan pada pintu itu.
dengan malu-malu ia mengintip ke dalam.
ia menolehkan kepalanya ke dalam untuk memastikan hadirnya orang lain.
dan ternyata ia seorang diri.

tiba-tiba ia merasa takut dan ingin berjalan mundur.
dia merasa seseorang akan menghukumnya jika ia kedapati sedang berada di sana.
tatapannya jauh ke depan.
dia melihat banyak kursi berbaris di depannya.
menuju sebuah cahaya terang di ujung ruangan itu.

ingin sekali ia berlari ke sana.
ia merasa di sana ada seseorang yang sangat ingin dia peluk.
entah siapa, yang jelas ia merasa amat rindu dengan seseorang di sana.

ia tak bisa melanjutkan langkahnya.
tidak sekarang, pikirnya.
mungkin aku harus kembali ke sini suatu saat nanti.
saat dia yang menjemputku.
ya, aku pasti akan ke sini.
aku pasti akan masuk ke sana dengan langkah tegap.
aku akan menyanyi semua lagu yang kusuka.
aku akan mendekap erat dan mendapatkan hangatnya.
suatu hari nanti. aku yakin.
pikirnya dalam hati.

No comments:

Post a Comment